Minggu, 22 Juli 2012

Pengaruh Perhatian Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Anak

Perhatian orang tua ternyata memiliki pengaruh besar terhadap pencapaian prestasi belajar anak atau siswa di sekolahnya. Hal ini setidaknya pernah di buktikan oleh hasil penelitian di Amerika yang telah dilakukan oleh banyak pihak. Dan berikut ringkasan dari hasil-hasil penelitian tersebut yang dikutip dari berbagai sumber. Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Wendy S. Grolnick dan rekan-rekan, dalam artikelnya yang dipublikasikan pada tahun 1994 dan 1997, mereka menyampaikan 3 konsep bentuk perhatian orang tua berdasarkan pada bagaimana interaksi orang tua-anak. Pertama, perhatian dalam bentuk keterlibatan perilaku orang tua, yang mengacu pada sikap dan tindakan orangtua yang mewakili kepentingan publik dalam pendidikan anak mereka, seperti menghadiri open house atau kegiatan sukarela di sekolah. Kedua, perhatian dalam bentuk keterlibatan pribadi, yang mencakup cara interaksi orangtua-anak melalui komunikasi positif tentang pentingnya sekolah dan pendidikan untuk anak-anak mereka. Dan ketiga, perhatian dalam bentuk keterlibat kognitif atau intelektual, yang mengacu pada perilaku yang mendukung pengembangan keterampilan dan pengetahuan anak-anak, seperti membaca buku dan pergi ke museum. Menurut teori ini, perhatian orang tua dalam ketiga keterlibatan itu akan mempengaruhi prestasi siswa karena adanya interaksi yang akan mempengaruhi motivasi, rasa kompetensi, dan keyakinan anak bahwa mereka memiliki kontrol atas keberhasilan mereka di sekolah. Sementara itu, Kathleen V. Hoover-Dempsey dan Howard M. Sandler, dalam artikel yang dipublikasikan pada tahun 1995 dan 1997, menyampaikan bahwa perhatian orang tua mencakup bentuk keterlibatan secara luas baik dalam kegiatan anak di rumah (seperti, membantu menyelesaikan pekerjaan rumah, membahas kegiatan sekolah atau kursus) dan aktivitas yang berbasis sekolah (misalnya menjadi relawan di sekolah, datang pada acara/undangan sekolah). Mereka berpendapat bahwa perhatian orang tua merupakan fungsi orang tua dalam mengaktualisasikan peran dan tanggung jawabnya, keyakinan orang tua bahwa ia dapat membantu anak-anaknya untuk berhasil di sekolah, dan keterlibatan pada setiap kesempatan yang disediakan oleh sekolah atau guru. Menurut teori ini, perhatian orang tua akan berpengaruh terhadapa anak-anaknya melalui akuisisi pengetahuan, keterampilan, dan peningkatan rasa percaya diri dan keyakinan anak-anak bahwa mereka akan berhasil di sekolah. Kemudian Joyce L. Epstein, dalam sebuah terbitan artikel tahun 1995 dan bukunya yang diterbitkan tahun 2001 yang berjudul School, Family, and Community Partnerships, berpendapat bahwa sekolah, keluarga, dan masyarakat adalah faktor penting sebagai “lingkungan pengaruh” pada perkembangan anak, dan bahwa perkembangan pendidikan anak akan meningkat manakala tiga lingkungan itu bekerja sama menuju suatu tujuan bersama. Epstein mendorong sekolah untuk menciptakan “tumpang tindih” yang lebih besar antara sekolah, rumah, dan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan pada enam jenis keterlibatan : orangtua, komunikasi, relawan, belajar di rumah, pengambilan keputusan, dan kolaborasi dengan masyarakat. Dengan menerapkan kegiatan di keenam jenis keterlibatan itu, pendidik dapat membantu meningkatkan prestasi dan penglaman siswa di sekolah. Menurut pendapat ini, perhatian orang tua dalam bentuk keterlibatannya terhadap kegiatan pendidikan anaknya di sekolah salah satunya bisa dilihat dari karakteristik keluarga. Keluarga pekerja dan keluarga yang melibatkan seorang ibu bekerja penuh waktu, cenderung kurang memiliki perhatian semestinya terhadap pendidikan anak-anak mereka. Termasuk juga, orang tua siswa sekolah dasar cenderung lebih terlibat dalam pendidikan anak-anak mereka daripada orang tua pada siswa yang lebih tua. Dari hasil penelitian yang disampaikan oleh ketiga orang tersebut di atas, walaupun itu bukan di Indonesia, akan tetapi setidaknya bisa menjadi salah satu acuan dan dasar bagi para orang tua, bahwa bentuk perhatian orang tua terhadap pendidikan anak dan pencapaian prestasi anak di sekolah adalah sangat besar, dimana perhatian yang dimaksud tidak hanya terbatas pada penyediaan sarana dan fasilitas pendidikan yang diperlukan anak semata, melainkan keterlibatan langsung orang tua di dalam prosesnya. Semoga bermanfaat dan menjadikan anda orang tua yang lebih peduli lagi terhadap proses pendidikan putra-putri anda di sekolah.

0 komentar:

Poskan Komentar